Bener Meriah|Bijeh.com–Safriadi,S. Pd, MPd, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah menyambut kehadiran mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) dalam kegiatan praktek lapangan mitigasi bencana yang dipadukan dengan bakti sosial di Desa Cekal, Kecamatan Timang Gajah, Senin (25/8/2025).
Safriadi, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kuliah lapangan di kawasan rawan Gunung Api Burni Telong.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa menjadi energi baru dalam mendampingi masyarakat menghadapi potensi bencana. Semoga kuliah lapangan yang digabungkan dengan bakti sosial ini dapat memberikan rekomendasi sekaligus data pendukung bagi BPBD dalam memperkuat mitigasi bencana di kawasan Gunung Api Burni Telong,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk selalu waspada karena lokasi kegiatan berada di kawasan rawan bencana.
“Saat ini kita berada di KRB 2. Jika adik-adik melihat ke belakang, ada Gunung Api Burni Telong yang berstatus waspada level 2. Karena itu, mari kita selalu meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Koordinator Prodi Teknik Geofisika USK, Dr.-Ing. Asrillah, S.Si, M.Sc, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kuliah lapangan tahunan yang menjadi mata kuliah pemuncak (capstone design) dengan bobot 4 SKS.
“Mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu rekayasa geofisika terhadap problem bencana geologi yang berdampak pada masyarakat. Tahun ini, tema yang diangkat adalah pemetaan potensi longsor sebagai upaya mitigasi berkelanjutan,” terangnya.
Dalam praktek lapangan ini, mahasiswa menggunakan empat metode kajian, yaitu seismik refraksi, geolistrik, magnetik, dan Horizontal-Vertical Spectral Ratio (HVSR). Kegiatan berlangsung 26–30 Agustus 2025 dan melibatkan seluruh dosen, laboran, asisten lapangan, serta mahasiswa semester 7 Prodi Teknik Geofisika.
Selain penelitian lapangan, mahasiswa juga melakukan penyuluhan mitigasi bencana Gunung Api Burni Telong bersama masyarakat setempat. Kolaborasi ini melibatkan Prodi Teknik Geofisika USK, BPBD Bener Meriah, BPBA, dan Forum PRB Aceh, dengan dukungan fasilitas operasional serta basecamp Pusdalops.
Sebelumnya, mahasiswa dilepas secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik USK, Dr. Ir. Bambang Setiawan, ST, M.Eng.Sc, di Darussalam, Banda Aceh, Minggu malam