Golkar Aceh Peduli: Santuni Anak Yatim dan Donor Darah Meriahkan HUT RI ke-80 dan Dua Dekade Damai Aceh

BERANDA64 Dilihat

Banda Aceh |Bijeh.com _ Dalam rangka memperingati dua dekade perdamaian Aceh sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPD I Partai Golkar Aceh menggelar acara syukuran di kantor partai berlambang pohon beringin, Senin (18/8/2025).

Acara yang dihadiri pengurus, anggota Fraksi Golkar DPRA, serta ormas hasta karya Golkar ini diisi tausiah, doa bersama, santunan untuk 80 anak yatim, serta donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Banda Aceh dengan target 80 kantong. Jumlah santunan dan kantong darah yang ditargetkan disesuaikan dengan usia kemerdekaan RI yang ke-80 tahun.

Koordinator Panitia, Jamaluddin, menegaskan kegiatan ini menjadi simbol syukur dan kepedulian Golkar Aceh atas nikmat perdamaian dan kemerdekaan. “Santunan kita berikan kepada 80 anak yatim sesuai usia kemerdekaan Republik Indonesia. Kita juga melaksanakan donor darah dengan target 80 kantong. Semoga Aceh lebih baik ke depan, dan Indonesia semakin maju,” ujarnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Nurlif, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga wujud kepedulian nyata Golkar terhadap masyarakat. Menurutnya, Golkar memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjaga serta mengisi perdamaian di Aceh.

“Dua dekade perjalanan damai di Tanah Rencong harus terus diperkuat agar semakin kokoh dalam bingkai kemerdekaan Indonesia. Bila ada bagian dari MoU yang dirasa kurang, itulah yang harus kita bicarakan bersama dan kita sempurnakan,” tegas Nurlif.

Ia menambahkan, optimisme bangsa Indonesia semakin besar dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan Presiden dan fondasi kuat yang diwariskan para pendiri bangsa. “Apalagi hari ini, dengan kepemimpinan nasional Presiden Bapak Prabowo Subianto, optimisme itu semakin besar. Kita percaya Indonesia akan terus bergerak menuju cita-cita bangsa dan tujuan pendirian Republik,” ujarnya.

READ  TNI dan Warga Selamatkan Makam Kuno Raja Nagari Bihari

Terkait dinamika politik di internal partai, khususnya menjelang Musda Golkar Aceh, Nurlif menyebut hal itu sebagai mekanisme wajar dalam organisasi. “Musda bagi Golkar adalah hal biasa. Kalau jadwal sudah ditetapkan, tentu akan kita bicarakan. Suasana masyarakat dinamis, dan kami bersyukur karena Golkar menjadi pembicaraan di mana-mana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *