Sektor Swasta Peduli Bencana: SBA–BMKG Pasang Alat Penakar Hujan

BERANDA107 Dilihat

Aceh Besar |Bijeh.com — PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan masyarakat dengan bekerja sama bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Aceh. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pemasangan alat penakar hujan otomatis atau Automatic Rain Gauge (ARG) di area pabrik SBA, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Kehadiran perangkat tersebut diharapkan dapat memperkuat mitigasi dampak cuaca ekstrem di wilayah Lhoknga, Leupung, dan sekitarnya.

Alat yang mulai beroperasi sejak 1 Juni 2025 ini merupakan perangkat ketiga di Aceh Besar. ARG terhubung langsung dengan Automatic Weather Station (AWS) Center BMKG, sehingga data curah hujan dapat dipantau secara real time dan akurat. Informasi ini penting untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana hidrometeorologi, termasuk banjir bandang dan longsor.

General Manager SBA, R. Adi Santosa, menyampaikan bahwa pemasangan alat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat.

> “Komitmen kami tidak hanya terbatas pada area operasi, tetapi juga menyangkut upaya membangun ketahanan bencana secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan BMKG menjadi langkah penting untuk mendukung keselamatan warga,” ujarnya.

BMKG menegaskan, keberadaan ARG dapat membantu pemerintah daerah maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mengambil langkah cepat saat menghadapi potensi bencana. Data ini juga bermanfaat bagi masyarakat, seperti petani untuk mengatur pola tanam, nelayan dalam menentukan waktu melaut, hingga desa-desa rawan bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Aceh, Muhajir, mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dalam upaya ini.

> “Pemasangan ARG ini menunjukkan bahwa industri dapat berperan aktif membangun lingkungan yang lebih aman, tanggap bencana, serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Dengan adanya perangkat baru ini, mitigasi risiko bencana di Aceh Besar diharapkan semakin kuat melalui sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat.

READ  Sejumlah Pejabat Kodam Iskandar Muda diganti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *