Syukur dalam Damai: Golkar Aceh Santuni Anak Yatim, Donor Darah, dan Tegaskan Komitmen Menjaga Perdamaian

BERANDA73 Dilihat

Banda Aceh |Bijeh.com – Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, H.Teuku  Muhammad Nurlif, menegaskan bahwa Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjaga serta mengisi perdamaian di Aceh. Menurutnya, dua dekade perjalanan damai di Tanah Rencong harus terus diperkuat agar semakin kokoh dalam bingkai kemerdekaan Indonesia.

“Sebagian masyarakat tentu tahu, dalam perjalanan perdamaian ini masih ada catatan yang perlu diperbaiki. Bila ada bagian dari MoU yang dirasa kurang, itulah yang harus kita bicarakan bersama dan kita sempurnakan,” tegas Nurlif.

Ia juga menambahkan, optimisme bangsa Indonesia semakin besar dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan Presiden serta fondasi kuat yang diwariskan para pendiri bangsa dalam UUD. “Apalagi hari ini, dengan kepemimpinan nasional Presiden Bapak Prabowo Subianto, optimisme itu semakin besar. Kita percaya Indonesia akan terus bergerak menuju cita-cita bangsa dan tujuan pendirian Republik,” katanya.

Terkait dinamika politik internal partai, khususnya menjelang Musda Golkar Aceh, Nurlif menilai hal itu bagian wajar dari mekanisme organisasi. “Musda bagi Golkar adalah hal biasa. Kalau jadwal sudah ditetapkan, tentu akan kita bicarakan. Suasana masyarakat dinamis, dan kami bersyukur karena Golkar menjadi pembicaraan di mana-mana,” tutup Nurlif, yang juga mantan Anggota DPR RI.

Foto Bersama Ketua DPD I Partai Golkar Aceh H. T. M Nurlif bersama pengurus dan anak Yatim setelah penyerahan penyatunan 80 Anak Yatim

Dalam kesempatan yang sama, Golkar Aceh juga menggelar syukuran memperingati dua dekade perdamaian Aceh dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (18/8/2025). Acara yang berlangsung di kantor DPD I Partai Golkar Aceh di Banda Aceh itu dihadiri pengurus, anggota Fraksi Golkar DPRA, serta ormas hasta karya Golkar.

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin Dr. Syahminan, S.Ag., M.Ag., pemberian santunan kepada 80 anak yatim, serta donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Banda Aceh dengan target 80 kantong. Jumlah santunan dan kantong darah yang ditargetkan disesuaikan dengan usia kemerdekaan RI ke-80 tahun.

READ  Perwakilan Dubes Australia Takjub Animo Warga Aceh

Koordinator Panitia, Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata rasa syukur atas nikmat perdamaian dan kemerdekaan. “Santunan kita berikan kepada 80 anak yatim sesuai usia kemerdekaan Republik Indonesia. Kita juga melaksanakan donor darah dengan target 80 kantong. Semoga Aceh lebih baik ke depan, dan Indonesia semakin maju,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *