Kinanta Foundation Berdayakan Warga Aceh Timur Melalui Pelatihan Psikososial

 

Baju Putih Tengah Mahyuddin,S.Pd.MAP Camat Ranto Pereulak,Muhammad Sabri (Keuchik Seumanah Jaya) Muhammad Fandy (Perwakilan Kinanta Foundation) Babinsa dan Babinkantibmas dan Para Peserta Pelatihan Psikososial

 

Aceh Timur – Kinanta Foundation menggelar Pelatihan Fasilitator Layanan Dukungan Psikososial di Gampong Seumenah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, pada 20–23 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemulihan warga pascabencana banjir besar yang melanda Sumatra akhir November 2025.

Bekerja sama dengan Yayasan Dharma Insan Nusantara dan dukungan Japan National Council of Social Welfare, program ini membekali warga mendampingi sesama yang terdampak emosional dan sosial. Desa ini termasuk wilayah paling parah terkena banjir, yang tak hanya merusak fasilitas dan mata pencaharian, tapi juga meninggalkan sampak psikologis yang mendalam mendalam bagi anak anak ,lnsia, dan penyandang disabilitas.

Sebanyak 22 peserta dari unsur masyarakat — kader kesehatan, karang taruna, staf desa, guru PAUD, dan relawan — dibekali materi lengkap: dampak psikologis bencana, psikososial terstruktur, perlindungan anak-perempuan, penanggulangan bencana, hingga Psychological First Aid (PFA). Materi disampaikan secara partisipatif lewat ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik agar langsung diterapkan.

“Kami ingin warga sendiri menjadi penggerak pemulihan. Fasilitator lokal menjamin dukungan lebih dekat, cepat, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Fandy, perwakilan Kinanta Foundation, yang menegaskan pemulihan harus mencakup aspek jiwa dan sosial, bukan hanya fisik.

Acara ditutup di Pusat Kegiatan Perempuan dan Anak (Safe Save Community For Woman & Children) yang dibangun mitra kerja sama. Camat Ranto Peureulak, Mahyuddin, S.Pd, M.AP, mengucapkan terima kasih atas pelatihan bermanfaat tersebut. Ia berpesan agar peserta berbagi ilmu, aktif mendampingi warga, dan menjembatani dukungan pihak luar bagi desa yang paling parah terdampak ini.

Kinanta Foundation berharap kegiatan ini menjadikan Gampong Seumenah Jaya memiliki kapasitas lokal yang tangguh, inklusif, dan siap saling mendukung—baik untuk pemulihan saat ini maupun menghadapi risiko bencana mendatang

READ  Pendekatan Hunanis Polda Aceh jadi contoh, Haji Uma Beri Apresiasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *